Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah sudah menghabiskan anggaran sebanyak Rp 9,25 triliun dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting. Dana tersebut digentorkan sejak program ini diinisiasi pada 2017.

“Dana PSR sudah digelontorkan untuk perluasan sekitar Rp 9,25 triliun,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam setelah Rapat Koordinasi Nasional Pelaksanaan Inpres Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan, di Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Airlangga mengatakan luas lahan yang telah ditanam ulang sudah mencapai 331.000 hektare. Sementara, pertambahan luas lahan yang ditanami per tahun mencapai 50.000 hektare.

Airlangga mengakui bahwa kecepatan pertambahan luas replanting itu masih jauh dari target. Dia mengatakan Presiden Jokowi memerintahkan luas lahan baru sebanyak 180.000 hektare per tahun.

FILE PHOTO: Workers collect oil palm fruits at Felda Sungai Tengi Selatan plantation in Sungai Tengi, 100 km (62 miles) north of Kuala Lumpur June 22, 2012. REUTERS/Bazuki MuhammadFoto: REUTERS/Bazuki Muhammad
FILE PHOTO: Workers collect oil palm fruits at Felda Sungai Tengi Selatan plantation in Sungai Tengi, 100 km (62 miles) north of Kuala Lumpur June 22, 2012. REUTERS/Bazuki Muhammad

Untuk mengatasi masalah ini, kata dia, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan. Airlangga mengatakan pemerintah akan menambah jumlah dana PSR dari Rp 30 juta menjadi Rp 60 juta per hektare dan berlaku mulai Mei 2024. Dana juga akan diberikan tak hanya pada awal penanaman, namun hingga tanamannya mencapai tahap produktif.

“Dengan demikian para pekebun bisa merawat tanamannya sampai menghasilkan,” kata dia.

Selain itu, Airlangga menyebut syarat PSR akan dipermudah. Dia bilang tahapan pengajuan PSR dipangkas dari 6 langkah menjadi 3 langkah. Verifikasi, kata dia, juga dipercepat hanya menjadi 15 hari.

“Proses pengajuan PSR dipersingkat sehingga dengan mekanisme yang baru diharapkan dalam 15 hari bisa diproses,” kata dia.

Tak lupa, Airlangga mengatakan pemerintah turut memperhatikan masalah kebun sawit rakyat yang masuk kawasan hutan. Dia bilang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan menyelesaikan permasalahan itu.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Curhat Petani Sawit Minta ‘Penyakit’ Ini Harus Segera Diobati


(wur)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *