Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat melakukan mudik lebih dini. Terlebih diproyeksikan jumlah pemudik tahun ini bakal melonjak.

“Oleh sebab itu saya mengimbau mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal. kalau tidak keluarganya dulu yang diberangkatkan untuk mudik. Agar mudik kita tahun ini semuanya berada pada posisi yang nyaman,” kata Jokowi di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/3/2024).

“Sekali lagi jumlahnya bukan jumlah yang sedikit. 190 juta itu bukan jumlah yang kecil. kenaikannya 56%. gede banget,” sambung Jokowi.

Sejumlah pemudik menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (17/4/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Sejumlah pemudik menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (17/4/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sejumlah pemudik menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (17/4/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Survei Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi menyebutkan, akan terjadi lonjakan pemudik di tahun 2024. Jika pada tahun 2023 tercatat 123,8 juta warga negara Indonesia melakukan mudik, maka pada 2024 diperkirakan angkanya melonjak menjadi 193,6 juta pemudik atau meningkat sekitar 55%.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 8 April 2024 dengan perkiraan 26,6 juta masyarakat melakukan perjalanan mudik. Untuk arus balik diperkirakan pada 14 April 2024 dengan 41 juta pergerakan masyarakat kembali dari kampung halaman.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Begini Skenario Kemenhub agar Mudik di Merak Sampai Gilimanuk Lancar


(emy/wur)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *