Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Umum Projo yang juga Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi memastikan relasi antara Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan yang juga Presiden ke-8 RI terpilih solid. Hal itu disampaikan Budi Arie melalui pesan singkat yang diterima CNBC Indonesia, Senin (1/4/2024).

Pernyataan Budi Arie merespons rumor yang menyebut hubungan antara Jokowi dan Prabowo renggang. “Cara-cara yang dilakukan pihak-pihak tertentu untuk mengadu domba keduanya dengan berbagai macam isu adalah langkah yang kurang bijak,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Jokowi dan Prabowo duduk bersama dalam satu meja dalam acara buka puasa bersama di Istana Kepresidenan, Jakarta, 29 Maret 2024. Hal itu menunjukkan keakraban keduanya.




Suasana buka puasa bersama Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta, 29 Maret 2024. (Dok: Sekretariat Kabinet)Foto: Suasana buka puasa bersama Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta, 29 Maret 2024. (Dok: Sekretariat Kabinet)

Menurut Budi Arie, sesuai arahan Jokowi, seluruh menteri saat ini fokus menuntaskan program kerja yang masih belum dirampungkan. “Relasi antarmenteri di kabinet juga solid, tidak dipengaruhi oleh dinamika politik pasca Pilpres 2024,” katanya.

Sejumlah kalangan menilai hubungan baik antara Jokowi dan Prabowo tak akan berlangsung lama. Salah satunya adalah akademisi alumni Universitas Indonesia, Rocky Gerung.

Awalnya, Rocky Gerung mengatakan pertengkaran antara Jokowi dengan Prabowo itu menyangkut keberlangsungan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang bisa jadi terbentur dengan program makan siang gratis. Dua program ini menyedot anggaran dari APBN sangat besar.

Jokowi tentu akan mendorong IKN tetap berjalan, sementara Gerindra menginginkan program makan siang gratis cepat terealisasi. “Artinya ada pertengkaran antara Jokowi dan Prabowo, dan tentunya pasti akan terjadi. Kenapa? Karena APBN itu batas dari ambisi politik,” ujar Rocky di Kupang, NTT, Sabtu (30/3/2024).

“Akhirnya kita tahu bahwa ketika politik jumlah kekuasaannya telah pindah dari Jokowi ke Prabowo, maka seluruh keinginan Jokowi akan dibatalkan demi hukum besi politik,” imbuhnya seperti dilansir detik.com.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Jokowi Sebut Prabowo Saat Bicara Kepemimpinan Kuat, Ada Apa?


(miq/miq)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *