Jakarta CNBC Indonesia РPenjualan kendaraan roda empat di Indonesia turun di awal tahun ini. Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) Atsushi Kurita mengungkapkan bahwa penyebab turunnya penjualan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya faktor pemilu.

“Saya tidak dapat menyangkal bahwa pasar otomotif menghadapi banyak rintangan. Faktor-faktor seperti inflasi, kenaikan suku bunga, pengurangan subsidi bahan bakar, dan masalah politik. Selain itu, penjualan kami juga sangat terpengaruh oleh persaingan yang ketat di pasar dalam negeri situasi demikian,” kata¬†Kurita di MMKSI Annual Media Gathering, Senin sore (1/4/2024).

Berbagai faktor tersebut membuat penjualan kendaraan di Indonesia anjlok. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), data wholesales atau penjualan dari pabrik ke diler selama Januari-Februari 2024 hanya 140.274 unit. Angka ini jeblok 22,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 181.329 unit.

Penjualan dari pabrikan ke diler (wholesale) Mitsubishi pun ikut terkoreksi di awal tahun 2024 ini, yakni dari Januari 2024 sebanyak 6.962 unit menjadi Februari 5.594 unit. Untuk bisa bersaing, MMKSI merilis dua kendaraan jagoannya di awal tahun ini.




PT Mitsubishi Motors Corporation (MMC) akhirnya membuka tabir mobil konsep XFC Senin (31/7/23) di media preview The New SUV. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)Foto: PT Mitsubishi Motors Corporation (MMC) akhirnya membuka tabir mobil konsep XFC Senin (31/7/23) di media preview The New SUV. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
PT Mitsubishi Motors Corporation (MMC) akhirnya membuka tabir mobil konsep XFC Senin (31/7/23) di media preview The New SUV. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

“Pada tahun fiskal 2023, kami telah memperkenalkan tambahan dari lini produk baru di pasar compact SUV dengan Mitsubishi XFORCE pada bulan Agustus tahun lalu, dan pada bulan Januari tahun ini, kami mulai memproduksi dan menjual kendaraan listrik komersial kami, L100EV. Kedua produk tersebut telah mulai menembus pasar dengan lebih kuat dan memperluas proyek bisnisnya. Sebagian besar produk kami telah mempertahankan posisi kedua dalam pangsa pasarnya,” tuturnya.

Menghadapi tekanan kuat di awal tahun ini, pabrikan berupaya untuk mempertahankan penjualan dengan beragam line up baru. Mitsubishi pun yakin penjualan bakal membaik dalam beberapa waktu mendatang.

“Menghadapi tahun fiskal 2024, kami mengharapkan pertumbuhan positif dalam sektor otomotif. MMKSI bersemangat untuk meraih pencapaian yang lebih baik daripada tahun fiskal yang lalu – melalui peningkatan pangsa pasar untuk performa penjualan, serta peningkatan bisnis purna jual,” sebut Kurita.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Video: Deretan Mobil Fenomenal di 2023


(fys/wur)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *