Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah resmi membuka Satuan Tugas Ramadan & Idul Fitri 2024 (Satgas RAFI). Satgas ini dibentuk dalam rangka mengamankan pasokan Bahan Bakar Minyakl (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan juga kelistrikan pada masa lebaran ini

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati menyebutkan, bahwa per 28 Maret 2024 kemarin, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM perihal Tim Posko Nasional Sektor ESDM Dalam Rangka Koordinasi Pengawasan Penyediaan & Pendistribusian BBM, Gas, Listrik serta Antisipasi Kebencanaan untuk pengamanan Lebaran 2024.

Berdasarkan Rapat Koordinasi (Rakor) Anggota Posko. Diantaranya disampaikan beberapa hal oleh masing-masing unit dan instansi sektor ESDM:

Selama periode posko, BPH Migas bersama PT Pertamina (Persero) dan juga badan usaha lain menyiagakan 115 terminal BBM, lebih dari 7.400 SPBU, dan 71 DPPU, serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah dengan demand tinggi.

“Kondisi ketahanan stok BBM aman, baik gasoline, gasoil, kerosine maupun avtur, ketahanan stok di atas 20 hari dan alhamdulillah lebih dari tahun sebelumnya, biasanya 17-18 hari, tahun ini melebihi stoknya ya,” ungkap Erika dalam Konfrensi Pers, Rabu (3/4/2024).

Adapun berdasarkan proyeksi penyaluran BBM selama RAFI 2024 ini diperkirakan akan nak 11% utk gasoline, kemudian gasoil tutrun 15% dan avtur akan naik 1,3%.

Ditjen Migas dan Pertamina menyediakan LPG di 30 terminal LPG, 723 SPPBE, dan 5027 agen. Saat ini, prognosa ketahanan LPG dalam posoisi aman, coverage days rata-rata mencapai 14 hari. “Menyiapkan agen dan pangkalan lpg yang siaga 24 jam khusus wilayah dengan demand yang tinggi,” jelas Erika.

Untuk gas bumi, secara umum penyaluran mencapai 846 BBTUD selama RAFI 2024, kemudian disalurkan kepada 3.108 pelanggan komersial dan industri, 817.000 pelanggan rumah tangga hargas, serta plangan power dengan mengoptimalkan jaringan dan infrastruktur gas bumi

Sementara itu, untuk sektor ketenagalistrikan, prognosa kondisi pasokan tenaga listrik pada sistem Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan sebagian besar Indonesia Timur periode RAFI 2024 dalam kondisi aman. “PLN siagakan┬ásemua unit kerja dengan menyiapkan prosedur operasi RAFI 2024,” ungkap dia.

Kemudian di sektor kebencanaan geologi telah dibentuk tim tanggap darurat bencana geologi yang akan merespon dengan cepat setiap rencana dan siaga 24 jam, juga meningkatkan pemantauan gunung api di beberapa gunung api aktif.

“Kita tentu berharap segala persiapan bisa terjaga dengan baik dan pelaksanaan bisa dilakukan dengan baik, kita terus melakukan segala upaya antisipasi terutama di mayoritas merayakan Idul Fitri, daerah wisata, jalur lintas utama maupun jalur logistik, serta wilayah rawan kemacetan, dan rawan bencana,” ungkap Erika.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Jamin Pasokan BBM di Nataru, Pertamina Siapkan Rp 116 Triliun


(pgr/pgr)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *