Jakarta, CNBC Indonesia – Umat Muslim di Indonesia diprediksi akan merayakan Hari Raya Idulfitri secara bersamaan besok, Rabu (10/4/2024). Perayaan ini juga akan dilakukan oleh beberapa negara di dunia, termasuk negara-negara Arab.

Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan negara-negara Arab lainnya telah secara resmi menyatakan bahwa Idulfitri akan dimulai pada 10 April 2024.

Pengumuman ini menyusul karena bulan Syawal, yang menandakan berakhirnya puasa bagi jutaan umat Islam, tidak terlihat pada Senin malam.

Berikut deretan negara yang akan merayakan Lebaran besok, seperti dihimpun CNBC Indonesia dari berbagai sumber pada Selasa (9/4/2024).

Uni Emirat Arab (UEA)

Di UEA, hari pertama Idulfitri jatuh pada Rabu, 10 April, karena bulan sabit tidak terlihat pada Senin lalu. Ini menjadikan bulan Ramadaan berlangsung selama 30 hari di negara ini tahun ini, di mana tanggal 9 April menjadi hari terakhir bulan suci.

Melansir Economy Middle East, Menteri Kehakiman UEA sekaligus Ketua Panitia, Abdullah bin Sultan bin Awad Al Nuaimi mengumumkan bahwa Selasa, 9 April merupakan hari terakhir Ramadhan 1445 H, dan Rabu, 10 April merupakan hari pertama Idulfitri.

Arab Saudi

Tak berbeda dengan UEA, hari pertama Idulfitri di Arab Saudi jatuh pada 10 April. Pengadilan Kerajaan mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Selasa, 9 April, bertepatan dengan selesainya Ramadhan, dan Rabu, 10 April, bertepatan dengan hari pertama Idul Fitri.

Qatar

Qatar juga mengumumkan bahwa hari pertama Idulfitri akan jatuh pada 10 April. Hal ini ditegaskan oleh Komite Penampakan Bulan Sabit di Kementerian Awqaf dan Islam negara tersebut.

Panitia mengadakan pertemuan pada Senin malam, bertepatan dengan tanggal 8 April 2024, untuk melihat bulan sabit bulan Syawal namun belum dapat memastikan penampakannya. Dengan demikian, Selasa, 9 April 2024 menjadi hari terakhir Ramadhan, dan Rabu, 10 April 2024 menjadi hari pertama Idul Fitri.

Kuwait dan Bahrain

Kuwait dan Bahrain juga telah mengumumkan bahwa hari pertama Idulfitri akan jatuh pada 10 April. Di kedua negara, Ramadhan akan berlangsung selama 30 hari tahun ini.

Oman

Sedangkan di Oman, panitia utama yang bertugas melakukan survei penampakan hilal Syawal akan bertemu pada Selasa malam, 9 April 2024, di Kantor Umum Kementerian Wakaf dan Agama (MERA). Kementerian telah meminta warga dan warga untuk bekerja sama dengan tim lapangan dan subkomite untuk menyelidiki penampakan bulan sabit di wilayah dan kantor gubernur masing-masing.

Mesir

Di Mesir, hari raya Idulfitri umat Islam akan dimulai pada Rabu, seperti yang diumumkan oleh Dar Al Ifta, lembaga fatwa agama di negara tersebut. Perdana Menteri Mostafa Madbouly juga menetapkan libur enam hari, termasuk akhir pekan, mulai Selasa, 9 April hingga Minggu, 14 April 2024, bagi pegawai negeri untuk merayakan Idul Fitri.

Negara-negara Arab lainnya

Beberapa negara Arab lainnya yakni Lebanon, Yaman, Tunisia, Aljazair, dan Palestina juga mengumumkan awal Idulfitri pada Rabu lalu.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui pidato Mufti Agung Palestina Muhammad Hussein yang disiarkan di televisi, pernyataan Kepala Rabi Tunisia Sheikh Hisham bin Mahmoud, dan pernyataan Abdul Latif Deryan dari Lebanon.

Kementerian Wakaf dan Bimbingan Yaman juga mengeluarkan pernyataan yang mengonfirmasi dimulainya Idul Fitri.

Turki, berdasarkan perhitungan astronomi, secara resmi menetapkan Rabu sebagai hari pertama Idulfitri. Iran, Amerika Serikat (AS), dan Inggris juga merayakan pada tanggal yang sama.

Sementara, jika hilal Syawal terlihat malam ini di India, Pakistan, Australia, Singapura, Bangladesh, dan negara-negara Asia Selatan lainnya, maka deretan negara ini akan merayakan Lebaran pada 10 April.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Besok Lebaran, Ini Pesan Khusus Menag Kepada Umat Islam


(hoi/hoi)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *