Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai gejolak yang terjadi di Timur Tengah dapat memengaruhi Indonesia. Sehingga Indonesia berupaya melakukan diplomasi supaya eskalasi perang tidak meningkat.

Diketahui gejolak di Timur Tengah sedang terjadi perang antara Hamas dengan Israel di Gaza, Palestina. Terbaru Iran juga melancarkan serangan ratusan drone dan rudal ke wilayah Israel.

“Geopolitik di Timur Tengah dapat berdampak pada Indonesia. Ratas hari ini, kami membahas pentingnya terus melanjutkan upaya diplomasi untuk mencegah eskalasi serta menjaga kestabilan regional, mengurangi dampak ekonomi global,” kata Jokowi dalam Instagram resminya, dikutip Rabu (17/4/2024).

Selain itu, Jokowi juga mengatakan pemerintah telah melakukan komunikasi intensif dengan para pemimpin dunia. Termasuk menjaga dan memberikan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di kawasan konflik.

“Bersamaan itu, pemerintah pun senantiasa memperkuat daya saing juga daya tarik investasi jangka panjang untuk Indonesia,” kata Jokowi.

Sebelumnya usai ratas yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/4/2024), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Jokowi menyampaikan dua pesan utama terkait konflik tersebut.

“Pesan bapak presiden tadi dua, yaitu tolong terus lakukan upaya diplomatik agar pihak-pihak terkait menahan diri dan dapat menghindari eskalasi karena eskalasi tidak akan membawa manfaat bagi siapapun,” ujarnya selepas Rapat Terbatas, Selasa (16/4/2024).

Sehubungan dengan hal tersebut, Retno mengungkapkan pemerintah dan pihak terkait sudah mulai menghitung dampak yang ditimbulkan jika terjadi eskalasi.

“(Dihitung) dampaknya seperti apa terhadap masing-masing negara, baik harga minyak, harga kebutuhan yang lain, maupun nilai tukar dolar dan sebagainya,” tuturnya.

Senada, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Arifin Tasrif mengatakan arahan dari Jokowi adalah bagaimana melihat skenario yang mungkin terjadi dan siap mengambil alternatif untuk bisa meredam dampak yang ditimbulkan.

“Kargo-kargo yang berada di Terusan Suez, Selat Hormuz, itu kan bisa terganggu. Kalau itu terganggu, pasti suplai terganggu. Ini yang bisa menyebabkan kekurangan produksi, biaya logistik naik, minyak naik,” katanya.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Video: Timur Tengah Membara, 4 Negara Diambang ‘Kiamat’


(miq/miq)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *